Pengajian Rutin Muslimat dan Fatayat NU Nganjuk Rayakan Harlah ke-79, Hari Jadi Nganjuk ke-1088, dan Hari Kartini
Nganjuk -
Pengajian rutin Ahad Wage PC Muslimat NU dan Fatayat NU Kabupaten Nganjuk
digelar meriah di Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk pada Minggu, 27 April
2025, sekaligus memperingati Harlah Muslimat NU ke-79, Hari Jadi Kabupaten
Nganjuk ke-1088, dan Hari Kartini.
Acara ini
dihadiri oleh seluruh anggota Muslimat dan Fatayat NU se-Kabupaten Nganjuk
serta Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. Dalam sambutannya, Bupati Marhaen menyampaikan
pesan mendalam, “Kalau jadi orang, jangan lupa asal-usulmu, dan jangan menunggu
disalami, tetapi kamilah yang harus menyalami orang lain.” Ia juga mengajak
Muslimat dan Fatayat bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk
untuk pembangunan daerah.
Mengutip semangat R.A. Kartini, Bupati mengatakan, “Kartini pernah
bilang, biarkan saya bahagia, dan lebih bahagia perempuan-perempuan Indonesia.
Maka, di Hari Kartini ini, biarkan ibu-ibu bahagia, karena kebahagiaan sejati
ada di hati masing-masing.” Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama
membangun Nganjuk menjadi daerah yang gemah ripah loh jinawi.
Acara ini semakin bermakna dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol
peringatan Harlah Muslimat NU ke-79, Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke-1088, dan
Hari Kartini, yang menjadi momen kebersamaan dan refleksi bagi seluruh peserta.
Bupati Marhaen Djumadi menegaskan komitmennya mendukung kegiatan
keagamaan dan pemberdayaan perempuan di Nganjuk. “Muslimat dan Fatayat adalah
aset besar untuk kemajuan daerah. Mari kita terus bersinergi,” ujarnya.
Pengajian rutin ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga
memperkuat semangat kebersamaan dalam memperingati momen bersejarah bagi
Muslimat NU, Kabupaten Nganjuk, dan perjuangan emansipasi perempuan. Acara
ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Nganjuk dan kesejahteraan
masyarakatnya.

0 komentar:
Posting Komentar